Activity

  • Lucas Bjerregaard posted an update 1 year, 3 months ago

    Dalam dunia cetak saring atau printing ada kaum tahapan yang harus dilalui dari profesi pra cetak, peralatan sampai finishing. Sehabis mengenal cara belajar memproduksi desain Kaos distro, agaknya perlu mengerti proses cara cetak sablon kaos.

    Pembawaan bahan super menentukan poin akhir daripada hasil pembuatan. Contoh,

    Konveksi bandung combed memiliki gramasi yang beraneka ragam, mulai dari 20S, 24S dan 30S. Tambah besar gramasinya maka kain semakin rendah dan sedikit. Di tempat kami menggunakan cotton combed 20s serta 30s.

    Terselip beberapa trik dalam mencetak kaos, yaitu teknik resep dan \ printing.

    Teknik sablon Kaos manual, dimana proses dikerjakan dengan mode cetak pedoman menggunakan screen dan rakel.

    Berikut ialah tahapan gimana belajar cara menyablon Kaos distro atau sablon Kaos manual.

    1. Setting Desain Kaos

    Siapkan desain Kaos yang hendak di pola sebelum dicetak sablon, lalu edit model kaos menjadi film pola atau usang film sablon yang rampung dicetak sablon berdasarkan warna masing-masing, di dalam hal tersebut desain Kaos harus di proses oleh pecah ragam atau separasi warna terhenti desain kaosnya bisa berona sablon vektor atau berona sablon raster, anda bisa membuat terbagi warna mempergunakan program coreldraw atau photoshop.

    2. Tara pra-afdruk

    Tahapan ini meliputi pembersihan dan persiapan screen. Siapkan aparat sablon yang dibutuhkan seperti sabun colek, air, kain spon. basuh screen sablon menggunakan uap dan sabun cukur kemudian pada lap dengan menggunakan matras spon. setelah bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di nur matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar resik dan luruh.

    3. Tahap afdruk

    Taraf ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen, dan pencucian obat pada screen. Siapkan alat-alat rumpang lain screen, obat afduk, kipas angin/hairdryer, alat perata screen/penggaris, padu obat afdruk cairan ahmar dan suci kemudian wejangan sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Reaksi pengeringan itu screen tidak boleh terbentur sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengasaman di kamar tertutup/gelap.

    4. Tahap pemusnahan screen.

    Reaksi selanjutnya siapkan materi menyerupai kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, ruap screen, kediaman. Ambil Rumah, taruh busa di buat papan kemudian ambil screen yang telah member siapkan dan kemudian taruh screen lalu letakkan gambar yang sudah diedit serta tempel diatas screen, sebelum desain Kaos tersebut ditempel di screen terlebih lewat olesi beserta minyak goreng, hal tersebut dilakukan agar kertas dalam gambar mau tembus sinar. setelah ini taruh kaca diatas screen.

    Kemudian sinari screen secara sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan renggangan 15 sampai 20 detak (tergantung bergolak dan tidaknya terik matahari) karena bila terlalu periode dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan rusak atau selit-belit untuk ditembus. setelah screen kita sinari, maka screen tersebut kudu dicuci dalam membersihkan bekas obat. Pada pencucian mencita-citakan alat penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk memandikan kalkun, alat berikut digunakan untuk membuka model atau foto yang ditemui pada screen.

    5. Taraf penyablonan

    Dalam tahap berikut, alat-alat yang dibutuhkan antara lain: screen (yang telah difilm), pewarna, meja pola (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bakal (kaos). Tinggikan screen serta setelah tersebut taruh matras yang hendak disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan.

    Perlu diperhatikan, selain bakal kaos yang berkualitas rupawan seperti combed, cat pola juga super mempengaruhi kinerja sablonan, pemisalan menggunakan pewarna rubber (karet), ada pewarna tertentu yang akan menciptakan kualitas yang bagus, tentunya cat yang tidak mudah resolusi pembagian. beberapa pewarna rubber yang kualitasnya mati sudah ketahuan apabila diraba akan tampak kaku, berangasan dan pasti lah mudah terbagi.

    6. Sehabis kaos selesai disablon,

    Tara finishing sablon kaos merupakan dengan memakai mesin press. Kenapa harus di press? karena dengan proses press yang suhunya diatas 100 derajat bakal menghilangkan kadar air yang terdapat dalam cat pola dan mau menghasilkan poin sablon yang lebih kuat dan mau terasa lagak jika diraba. Tidak seluruh produk pola kaos dipasaran melalui tara ini.